KALISARI SPECS ADALAH ACCOUNT RESMI , KAMI MENJUAL BERBAGAI MACAM PERALATAN OLAHRAGA,BARANG KAMI SEMUA ORI DARI SPECS INDONESIA TERIMAKIASIH :) CONTACTS PERSON : (BBM 329ED07E) (WA : 082299249269) (FACEBOOK : KALISARI SPECS) (TWITTER : @KALISARISPECS) KAMI TINGGAL DI DAERAH JAKARTA TIMUR,CIJANTUNG, KALISARI DAN MELAYANI VIA PENGIRIMAN LEWAT "TIKI"
Jumat, 23 November 2012
Andik Vermansyah Bisa Jadi Pengganti Oktovianus Maniani
Jajaran pelatih menyimpan keyakinan Okto dan Van Beukering tetap bisa dimainkan melawan Laos.
Asisten pelatih timnas senior Fabio Oliveira
mengungkapkan, Oktovianus Maniani dan Jhonny van Beukering berpeluang
besar dimainkan saat menghadapi Laos dalam laga perdana mereka di Grup B
AFF Suzuki Cup 2012, Minggu (25/11).
Okto, sapaan Oktovianus,
mendapatkan cedera di kaki kanan yang kambuh saat menjalani latihan
beberapa hari lalu, dan Van Beukering menderita cedera punggung. Namun
cedera yang dialami kedua pemain ini tidak terlalu parah.
“Kondisi
fisik Okto dan Van Beukering sudah mulai membaik, dan mereka telah
mengikuti latihan. Mereka juga bisa dimainkan di pertandingan melawan
Laos,” ujar Fabio dalam bincang-bincangnya dengan GOAL.com Indonesia di
acara talk-show Radio Sindo.
Bila Okto tidak bisa dimainkan,
jajaran pelatih timnas senior tidak terlalu mengkhawatirkan adanya celah
di sektor kiri. Menurutnya, sejumlah pemain bisa menggantikan peran
Okto.
“Sekalipun Okto tidak bisa pulih pada hari pertandingan,
tak ada masalah. Kami bisa menempatkan Andik [Vermansyah] atau Rahmat.
Mereka dapat menggantikan peranan Okto. Jadi tidak ada masalah,” kata
Fabio.
“Tapi Okto dan Jhonny akan sembuh sebelum pertandingan. Mereka sudah siap jika dimainkan.”
Jumat, 19 Oktober 2012
Timnas Senior PSSI Djohar Dipastikan Tampil Di AFF Suzuki Cup 2012
AFF memutuskan tim nasional yang berhak berlaga di Piala AFF 2012 adalah tim yang dikelola PSSI.
Ambisi PSSI-KLB pimpinan La Nyalla Mattalitti menjadikan timnas senior bentukannya untuk tampil di putaran final AFF Suzuki Cup 2012 kandas setelah federasi sepakbola ASEAN (AFF) memutuskan tim yang berhak berlaga di turnamen dua tahunan itu adalah timnas senior PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husein.
Keputusan itu dikeluarkan dalam rapat dewan AFF di Yangon, Myanmar, kemarin. Dalam rapat tersebut, dewan AFF mendengarkan masukan yang disampaikan PSSI Djohar mengenai perkembangan dualisme tim nasional.
Deputi kompetisi AFF Tran Quoc Tuan mengatakan, dalam pertemuan itu dibahas mengenai menjaga stabilitas, persatuan dan solidaritas di antara stakeholder sepakbola Indonesia.
“Asosiasi sepakbola Indonesia [PSSI] telah mendapatkan pengakuan legitimasi organisasi dari FIFA dan AFC. Tim nasional yang dikelola PSSI mempunyai hal untuk mewakili negara mengikuti turnamen di bawah FIFA, AFC, dan AFF,” ujar Quoc Tuan, yang juga menjabat anggota tetap dewan AFC, dilansir Bongda Plus.
“Setelah mendengarkan keterangan terkini dari asosiasi sepakbola Indonesia, dewa AFF memberikan dukungan terhadap organisasi ini. Artinya, yang mewakili Indonesia di AFF Suzuki Cup adalah tim nasional yang dikelola asosiasi sepakbola nasional. Itu artinya tim yang sekarang ada di Vietnam.”
Keputusan itu dikeluarkan dalam rapat dewan AFF di Yangon, Myanmar, kemarin. Dalam rapat tersebut, dewan AFF mendengarkan masukan yang disampaikan PSSI Djohar mengenai perkembangan dualisme tim nasional.
Deputi kompetisi AFF Tran Quoc Tuan mengatakan, dalam pertemuan itu dibahas mengenai menjaga stabilitas, persatuan dan solidaritas di antara stakeholder sepakbola Indonesia.
“Asosiasi sepakbola Indonesia [PSSI] telah mendapatkan pengakuan legitimasi organisasi dari FIFA dan AFC. Tim nasional yang dikelola PSSI mempunyai hal untuk mewakili negara mengikuti turnamen di bawah FIFA, AFC, dan AFF,” ujar Quoc Tuan, yang juga menjabat anggota tetap dewan AFC, dilansir Bongda Plus.
“Setelah mendengarkan keterangan terkini dari asosiasi sepakbola Indonesia, dewa AFF memberikan dukungan terhadap organisasi ini. Artinya, yang mewakili Indonesia di AFF Suzuki Cup adalah tim nasional yang dikelola asosiasi sepakbola nasional. Itu artinya tim yang sekarang ada di Vietnam.”
Brendan Rodgers Belum Pertimbangkan Gunakan Striker Muda
Lini depan Liverpool saat ini tak akan menglami perubahan dalam hal komposisi pemain.
Krisis striker yang dialami Liverpool tidak membuat panik Brendan Rodgers. Manajer Liverpool tersebut tetap rileks menghadapi masalahnya itu.
Untuk komposisi pemain di sektor depan misalnya, di mana dia masih akan menggunakan pemain yang dimilikinya di tim utama saat ini, meski ada pemain dari tim reserves atau junior Liverpool yang siap bermain.
"Menyenangkan bagi saya bisa melihat pemain muda beraksi. Adam Morgan mencetak sejumlah gol untuk tim reserves dan Samed Yesil juga pencetak gol," terang Rodgers yang dikutip Sky Sports.
"Hanya menunggu waktu saja kapan mereka tampil. Tapi tak semua pemain muda bisa bermain. Kompetisi ini adalah kompetisi yang kejam dan tugas saya tidak memaksakan bakat yang ada dan merusaknya."
"Kami punya sejumlah pemain lain, jadi kami memiliki fleksibilitas di dalam tim untuk menutup absennya Fabio Borini," ungkapnya mengakhiri.
Saat ini Liverpool hanya memiliki Luis Suarez sebagai penyerang murni.
Untuk komposisi pemain di sektor depan misalnya, di mana dia masih akan menggunakan pemain yang dimilikinya di tim utama saat ini, meski ada pemain dari tim reserves atau junior Liverpool yang siap bermain.
"Menyenangkan bagi saya bisa melihat pemain muda beraksi. Adam Morgan mencetak sejumlah gol untuk tim reserves dan Samed Yesil juga pencetak gol," terang Rodgers yang dikutip Sky Sports.
"Hanya menunggu waktu saja kapan mereka tampil. Tapi tak semua pemain muda bisa bermain. Kompetisi ini adalah kompetisi yang kejam dan tugas saya tidak memaksakan bakat yang ada dan merusaknya."
"Kami punya sejumlah pemain lain, jadi kami memiliki fleksibilitas di dalam tim untuk menutup absennya Fabio Borini," ungkapnya mengakhiri.
Saat ini Liverpool hanya memiliki Luis Suarez sebagai penyerang murni.
Undian Kualifikasi Piala Asia 2015: Indonesia Di Grup Maut
Dua peringkat teratas masing-masing grup berhak mendapatkan tiket ke putaran final di Australia.

Indonesia mendapatkan hasil drawing tidak menguntungkan setelah harus bergabung dengan raksasa Asia di kualifikasi Piala Asia 2015. Pelaksanaan drawing ini dilangsungkan di Melbourne, Australia.
Dari hasil drawing tersebut, Indonesia berada di Grup C bersama juara 2007 Irak, Cina dan Arab Saudi. Kualifikasi Piala Asia 2015 tersebut akan berlangsung pada Februari 2013.
Kualifikasi Piala Asia 2015 diikuti 20 negara yang terbagi ke dalam lima grup, dan masing-masing berisikan empat tim. Dua tim teratas dari tiap grup berhak menembus ke putaran final di Australia.
Lima tim sudah dipastikan lolos ke putaran final, yakni juara 2011 Jepang, tuan rumah danrunners-up Australia, peringkat tiga Korea Selatan, juara AFC Challenge Cup 2-12 Korea Utara, dan kampiun AFC Challenge Cup 2014.
Berikut hasil drawing:
Grup A: Jordan, Suriah, Oman, Singapura
Grup B: Iran, Kuwait, Thailand, Lebanon
Grup C: Irak, Cina, Arab Saudi, Indonesia
Grup D: Qatar, Bahrain, Yaman, Malaysia
Grup E: Uzbekistan, Uni Emirat Arab, Vietnam, Hong Kong
Dari hasil drawing tersebut, Indonesia berada di Grup C bersama juara 2007 Irak, Cina dan Arab Saudi. Kualifikasi Piala Asia 2015 tersebut akan berlangsung pada Februari 2013.
Kualifikasi Piala Asia 2015 diikuti 20 negara yang terbagi ke dalam lima grup, dan masing-masing berisikan empat tim. Dua tim teratas dari tiap grup berhak menembus ke putaran final di Australia.
Lima tim sudah dipastikan lolos ke putaran final, yakni juara 2011 Jepang, tuan rumah danrunners-up Australia, peringkat tiga Korea Selatan, juara AFC Challenge Cup 2-12 Korea Utara, dan kampiun AFC Challenge Cup 2014.
Berikut hasil drawing:
Grup A: Jordan, Suriah, Oman, Singapura
Grup B: Iran, Kuwait, Thailand, Lebanon
Grup C: Irak, Cina, Arab Saudi, Indonesia
Grup D: Qatar, Bahrain, Yaman, Malaysia
Grup E: Uzbekistan, Uni Emirat Arab, Vietnam, Hong Kong
Senin, 05 Maret 2012
Matius 3:13-17
Pelayanan Tuhan Yesus diawali dengan baptisan. Yohanes Pembaptis membaptis Tuhan Yesus seperti perikop bacaan hari ini. Baptisan yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis itu tidak sama dengan baptisan yang dperintahkan oleh Tuhan Yesus yang tercatat dalam Matius 28:19-20. Baptisan Yohanes Pembaptis itu muncul dari tradisi orang Yahudi. Tradisi orang Yahudi yang menyesali dosanya dan bertobat dengan baptisan. Jadi baptisan ini untuk pernyataan pertobatan dan baptisan ini merupakan simbol pembersihan dimana air dicurahkan dari atas ke bawah. Dalam hal ini, ada banyak gereja yang menafsirkan bahwa baptisan yang dilakukan oleh Yohanes ini adalah baptisan dengan cara selam, dengan dukungan kalimat yang tertulis, ‘Yesus segera keluar dari air…’ Dalam bagian ini, perlu ditegaskanbahwa tidak pernah ada dalam Alkitab dinyatakan tentang baptisan yang dilakukan dengan cara selam. Sehingga baptisan secara selam itu tidak lebih alkitabiah dan mereka yang memandang baptisan secara selam itu adalah alkitabiah, maka penafsiran itu benar-benar salah. Soal baptisan secara selam atau curah itu bukanlah soal cara pembaptisannya, tetapi perlu sekali kita memperhatikan esensi perbedaan dari dua model baptisan tersebut dan manakah yang sesuai dengan prinsip Alkitab.
Baptisan yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis merupakan baptisan yang melambangkan pembersihan atas dosa-dosa orang yang hendak dibaptis dimana orang tersebut sadar harus meninggalkan segala dosanya dan pembersihan tersebut itu dilambangkan dengan baptisan seperti orang yang mandi, dicuci bersih dengan siraman air dari atas ke bawah. Air yang turun dari atas ke bawah itu melambangkan Roh Kudus karena Yohanes Pembaptis mengatakan bahwa dia membaptis dengan air tetapi Tuhan Yesus akan membaptis dengan Roh Kudus (Mat 3:11). Air itu melambangkan Roh Kudus maka jikalau baptian air itu melambangkan Roh Kudus maka baptisan secara pencurahan itu adalah baptisan yang alkitabiah.
Tuhan Yesus dibaptiskan oleh Yohanes, seperti perkataan Yesus, untuk menggenapkan seluruh kehendak Allah. Dalam terjemahan bhs. Inggris, kalimat tersebut menggunakan kata ‘to fulfill all righteousness’. Righteousness yang artinya kebenaran. Seluruh kehendak Allah pun merupakan kebenaran. Jadi apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus itu adalah untuk menggenapi kehendak Allah.
Ini pun merupakan sikap Tuhan Yesus yang disebut ‘kenosis’ (pengosongan diri). Yesus yang adalah Allah itu mau datang ke dunia sebagai manusia dan pada saat sebagai manusia, Dia datang dengan merendahkan diri-Nya, itulah kenosis. Waktu sebagai manusia, Dia merendahkan diri-Nya dan mengakui bahwa kemutlakan ada pada kehendak Bapa maka Yesus datang untuk menggenapi kehendak Bapa. Hal itulah yang menjadi tujuan dari Kristus, demikian pula kita, sebagai ciptaan Allah, seharusnya juga memiliki tujuan untuk menggenapkan kehendak Allah. Seorang kristen sejati adalah seorang kristen yang selalu menggumulkan kehendak Bapa di Sorga. Jangan cuma memikirkan pekerjaan-pekerjaan kita sendiri di dunia ini.
Baptisan pada Tuhan Yesus itu merupakan suatu proklamasi Allah dari Sorga. Proklamasi yang menyatakan bahwa Yesus adalah Anak yang diutus oleh Bapa dan yang resmi memulai pelayanan-Nya. Pernyataan kepada semua orang bahwa Dia yang datang ke dunia adalah Mesias yang dijanjikan dimana janji itu telah digenapi.
Orang-orang kristen adalah orang-orang yang seharusnya menghargai proklamasi-proklamasi yang Allah nyatakan terlebih lagi proklamasi itu merupakan tindakan langsung dari Sorga. Pada waktu pembaptisan Kristus oleh Yohanes berlangsung, terdapat intervensi langsung dari Sorga dan hal ini merupakan hal yang luar biasa terjadi pada waktu itu. Perhatikan pada ayat 16 yang menyatakan hal tersebut. Tanda dari proklamasi-Nya ialah peristiwa langit terbuka. Lukas juga mencatat peristiwa terbukanya langit pada saat Kristus berdoa setelah dibaptis (Luk 3:21). Peristiwa langit terbuka ini juga terjadi pula pada masa selanjutnya yaitu saat Stefanus dirajam batu. Seperti apakah langit terbuka itu? Birunya langit yang kita lihat saat ini itu seperti terkoyak dan langit yang terkoyak itu memperlihatkan dimensi berbeda yang di atas kita, dimensi surgawi. Langit yang terbuka itu menyatakan adanya intervensi dari Sorga. Langit yang terbuka juga menyatakan suatu hubungan dimana Allah yang mau berelasi dengan manusia yang ada di bumi. Langit yang terbuka juga menyatakan kehadiran Allah Roh Kudus dengan gambaran Roh Kudus turun seperti burung merpati. Maksud dari kata ‘turun’ disini bukan berarti sebelumnya Allah Roh Kudus itu tinggal diam di Sorga lalu turun ke bumi. Maksud yang benar adalah kehadiran Roh Kudus itu merupakan proklamasi dimana proklamasi itu dinyatakan dengan tanda-tanda. Orang-orang itu bisa melihat tanda-tanda yang telah dinyatakan. Roh Kudus turun itu menyatakan penyertaan Allah kepada Anak-Nya yang Tunggal untuk menjalankan misi Kerajaan Sorga. Begitu pula dengan perkataan Allah Bapa, suatu proklamasi, yang mengatakan, ‘Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan’.
Semua itu adalah pernyataan dari Sorga yang menguatkan dan meneguhkan serta menyatakan bahwa Kristus datang bukan untuk melakukan kehendak-Nya sendiri. Justru Dia datang untuk menggenapi kehendak Bapa (Mat 5:17). Kristus menjalankan tugas-Nya di bawah otoritas Kitab Suci maka kita pun harus mentaati otoritas Kitab Suci dan mengerjakan kehendak Allah juga di bawah otoritas Kitab Suci sekaligus kita diajarkan melalui teladan Kristus untuk tidak menganggap remeh kehendak Allah.
Mari kita perhatikan nats dalam Efesus 4:6 perihal otoritas. Allah kita adalah Allah yang hidup, Allah yang memberikan pernyataan seperti pernyataan Allah pada waktu Kristus dibaptis. Kemudian nats dalam Efesus 1:22 perihal otoritas Kristus terhadap segala sesuatu. Maka pada waktu baptisan itu terdapat tiga otoritas yaitu otoritas dari Allah Bapa, Allah Anak yaitu Kristus, dan Allah Roh Kudus. Hal ini juga sekaligus menyatakan suatu pernyataan yang salah pada golongan Sabelianisme. Paham Sabelianisme memandang bahwa Allah Bapa itu yang menjelma menjadi Kristus dan Kristus yang menjelma Roh Kudus. Pandangan tersebut adalah pandangan yang salah besar.
Kiranya kita diingatkan kembali bahwa kita hidup untuk menggenapkan seluruh kehendak Allah di dalam hidup kita masing-masing sama seperti Kristus yang datang untuk menggenapkan seluruh kehendak Bapa di Sorga.
Makna Baptisan air secara alkitabiah dapat ditemukan dalam Roma 6:3-11, Kol 2:12, 1Petrus 3:21, 1-5.
Roma 6:3-11 “Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematianNya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematiaanNya, supaya sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru”.
“Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematianNya, kita juga telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitanNya. Karena kita tahu bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya,agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.
Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa. Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya bahwa kita akan hidup juga dengan Dia. Karena kita tahu bahwa Kristus sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi, maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Sebab kematianNya adalah kematian terhadap dosa satu kali untuk selama-lamanya, dan kehidupanNya adalah kehidupan bagi Allah. Demikianlah hendaknya kamu memandangnya, bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi allah dalam Kristus Yesus.”
Kolose 2:12 “Karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan dan didalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati.”
1 Petrus 3:21 “Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan air, maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah oleh kebangkitan Yesus Kristus”.
Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa baptisan air adalah tindakan iman untuk melaksanakan percaya kepada Injil yaitu bahwa Kristus telah mati karena dosa kita, sesuai dengan kitab suci, bahwa Ia dikuburkan dan bahwa Ia telah dibangkitkan pada hari yang ketiga sesuai dengan kitab suci (1 Kor 15 : 3a-4) sehingga sesuai dengan penjelasan Roma 6:3-5. Maka makna baptisan air adalah tindakan iman bahwa kehidupan lama dengan seluruh dosa kita dikuburkan bersama kematian dan penguburan Yesus Kristus Tuhan dan dibangkitkan bersama dengan Kristus Yesus oleh kemuliaan Allah, dan memperoleh hidup baru didalam Yesus Kristus. Karena itu sesuai dengan nasehat rasul, agar kitapun beroleh hidup baru, terlepas dari kuasa dosa dan hidup memuliakan Tuhan dengan kehidupan yang berkemenangan atas dosa.
Langganan:
Postingan (Atom)