Selasa, 18 Maret 2014

Kehancuran Old Trafford Tak Mengherankan

Melihat data dan fakta yang tersaji, tak membingungkan menyaksikan United yang hebat itu hancur di kandang sendiri.
Apa yang terjadi di hadapan 75.225 pasang mata di Stadion Old Trafford adalah pemandangan yang tidak diharapkan oleh para pendukung Manchester United dan tidak dapat dipercaya keberadaanya oleh awam yang tidak memperhatikan data-data yang sebenarnya ada. Terutama mereka yang mengatakan bahwa United seringkali dibela oleh wasit.
berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,Liverpool
Semalam, tuan rumah tiga kali diganjar penalti atas pelanggaran-pelanggaran yang mereka terima. Sesuatu yang langka, karena United adalah tim ketiga sepanjang sejarah Premier League yang dihukum dengan tiga penalti di satu pertandingan yang sama, menyamai catatan yang sebelumnya telah ditorehkan oleh Bradford dan Tottenham. Old Trafford yang disebut-sebut sebagai benteng United pun tak kebal dari penalti. Nyatanya, Opta menemukan bahwa enam penalti terakhir yang diterima oleh United terjadi di kandang mereka sendiri.
berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,Liverpoolberita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,Liverpool
Fakta bahwa Liverpool adalah tim yang berhasil mendapatkan penalti terbanyak di Old Trafford sejak era Premier League semakin menegaskan fakta bahwa kedua tim adalah rival abadi yang kebenciannya mengakar. Sejak bergulir di tahun 1992, Premier League telah mencatat enam penalti di Old Trafford untuk Liverpool, tim yang dalam sejarah Premier League mendapatkan penalti terbanyak (125) dan juga tim yang paling banyak mencetak penalti (94). Steven Gerrard menjadi penyumbang terbanyak dengan catatan 25 gol dari titik putih.
Berbicara mengenai Gerrard, ada fakta lain yang juga disajikan oleh Opta yang akan menjadikan dirinya sebagai pangeran sejati Liverpool yang benar-benar membawa permusuhan klubnya ke dalam diri: Steven Gerrard dengan lima gol yang ia cetak di Old Trafford adalah pemain tim lawan yang paling banyak mencetak gol di kandang United sejak era Premier League.
berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,Liverpool
Selain Gerrard, ada dua nama lain yang mencuri perhatian di pertandingan semalam: Luis Suarez dan Nemanja Vidic. Suarez, dengan tambahan gol yang ia cetak semalam, berhasil menjadi pemain Liverpool kedua di era Premier League yang berhasil mencetak 25 gol dalam semusim setelah Robbie Fowler melakukannya sebanyak dua kali. Mengenai Vidic, kartu merah yang ia terima semalam adalah kartu merah keenamnya di Premier League. Ia menerima dua kartu merah melawan dua tim saja: Liverpool (4) dan Chelsea (2).
berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,Liverpool
Mengenai keberhasilan Liverpool menjaga gawang mereka tetap perawan sekaligus kegagalan United untuk mencetak gol semalam, kedua tim sama-sama menorehkan catatan. Liverpool berhasil mencatatkan clean sheet di dua pertandingan berturut-turut sejak bulan September dan total gol kandang United hingga saat ini baru 18 saja, jumlah yang sama dengan jumlah keseluruhan gol yang dicetak oleh Fulham. Kegagalan United untuk meraih angka di pertandingan melawan Liverpool juga membuat diri mereka menyamai rekor kekalahan yang pernah mereka derita dalam satu musim Premier League.

Kamis, 13 Maret 2014

Peringkat FIFA Indonesia Naik Empat Tingkat




Peringkat Indonesia kembali naik empat tingkat. Peringkat Indonesia dalam rangking FIFA naik empat tingkat ke posisi 154 dengan 128 poin. Itu berdasarkan rilis terbaru FIFA per tanggal 13 Maret 2014. Sebelumnya, pada bulan lalu Indonesia berada di posisi 158 FIFA.

Untuk peringkat di antara negara Asia Tenggara, Indonesia menduduki posisi keenam dari 11 negara. Posisi pertama Asia Tenggara ditempati Vietnam yang naik 18 tingkat ke posisi 125 FIFA. Sementara Filipina turun tiga peringkat ke posisi 130, yang membuat mereka berada di posisi kedua Asia Tenggara.

Penurunan paling drastis dialami Myanmar. Ya, tuan rumah Piala Asia U-19 2014 itu turun 43 peringkat ke posisi 173 FIFA. Penurunan tajam juga harus diterima Laos yang harus rela turun 16 tingkat ke peringkat 172.

Sementara itu, untuk peringkat pertama FIFA masih dipegang Spanyol dengan 1510 poin. Diikuti Jerman di posisi kedua dengan 1336 poin, Argentina di peringkat ketiga (1234 poin), Portugal di posisi keempat (1199), dan di posisi kelima ada Kolombia (1183).
sumber dari ; goal.com

Rabu, 19 Februari 2014

Arthur Irawan berlabuh di Klub La Liga Malaga CF

1390533154428120220
Arthur Irawan bersama pemain Malaga (sumber : www.facebook.com)
Arthur Irawan salah satu talenta muda potensial yang dimiliki Indonesia membuat gebrakan terbarunya diawal tahun 2014 ini, setelah hengkang dari klub sebelumnya Espanyol yang bermain di Segunda Division dan mengumumkan bergabung dengan klub La Liga Malaga CF.
Melalui akun facebooknya, Arthur menyatakan bahwa dia senang bergabung dengan klub barunya Malaga CF. Di akun facebook tersebut juga terdapat poto Arthur bersama pemain Malaga CF lainnya. Arthur dikontrak oleh klub La Liga tersebut dengan nilai kontrak yang tidak disebutkan dan akan bermain skuad muda Malaga dan sewaktu-waktu bisa bermain di tim senior bersama bintang Malaga lainnya seperti : Roque Santa Cruz, Carlos Kameni dan Duda.
Musim lalu, Arthur memang lebih sering duduk di bangku cadangan bersama tim yunior Espanyol namun beberapa kali masih mendapat kesempatan bermain dari pelatihnya. Semoga Arthur bisa menunjukkan performa yang lebih baik bersama klub barunya dan nanti bisa memberi warna baru di Timnas Merah Putih.
Selamat Arthur..

Jumat, 07 Desember 2012


Andik Vermansyah Ditawari Gabung Klub Swiss

Andik melesakkan gol cantik ke gawang Singapura di AFF Suzuki Cup 2012

Andik Vermansyah - Indonesia - AFF Suzuki Cup 2012

Gol cantik yang dilesakkan Andik Vermansyah ke gawang Singapura di penyisihan grup AFF Suzuki Cup 2012 lalu membawa berkah. Gol itu sekaligus mengantar Andik ke daratan Eropa.  Dua klub di negeri jam tersebut melayangkan tawaran agar Andik bergabung.
"Malam setelah gol itu saya memang langsung dihubungi perwakilan dua klub dari Swiss,"  "Andik" 

Karena konsentrasi pada timnas, Andik kemudian menyerahkan pembicaraan lanjutan ke PSSI dan LPIS. 

"Kebetulan bahasa Inggris saya juga belepotan. Tapi, prinsipnya mereka ingin saya gabung. Sayang, saya lupa nama klubnya," terangnya.

Deputi Sekjen PSSI Saleh Ismail Mukadar membenarkan datangnya tawaran tersebut. 

"Ya, Andik memang laris manis. Kalo klub Malaysia banyak yang antre. Yang terbaru dari Swiss itu," jelasnya.

Sayangnya, klub-klub yang bermimpi mendatangkan Andik harus gigit jari. Sebab, sang pemain mengaku masih sangat betah dan setia dengan Persebaya. 
"Bukan sombong, tapi sejujurnya saya masih cinta dan ingin main di Persebaya," ucap Andik.

Saleh sebenarnya sedikit menyayangkan hal itu. Sebab bila Andik bermain di Eropa, peluang untuk membela tim-tim besar sangat terbuka. 

"Apalagi pemain yang bermain di Swiss sering dipantau klub dari negara tetangga, seperti Jerman dan Italia," tutur Saleh.

Namun, ia juga memahami keinginan Andik untuk tetap membela klub yang membesarkannya, Persebaya. 

"Biar dia berkembang di sini. Kalau memang dirasa sudah siap, biar dia main di Eropa," 

Jumat, 23 November 2012

Raphael Maitimo Dapat Paspor, Pencoretan Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Usai Latihan

Paspor yang diperoleh Maitimo membuat timnas senior harus mencoret satu pemain untuk memenuhi kuota tim.

 

Raphael Maitimo - Timnas Indonesia (GOAL.com/Antara)Asisten pelatih timnas senior Fabio Oliveira mengungkapkan, pencoretan salah satu nama punggawa tim Merah Putih akan dilakukan usai menjalani latihan pagi ini.

Pencoretan satu nama ini terpaksa dilakukan setelah pemain blasteran Belanda Raphael Maitimo mendapatkan paspor Indonesia kemarin. Dengan demikian, jumlah skuat Indonesia kini mencapai 23 pemain.

Berdasarkan aturan yang berlaku di AFF Suzuki Cup 2012, setiap tim hanya bisa mendaftarkan 22 pemain. Karena itu, hanya ada satu nama yang tidak bisa dimasukkan ke dalam pendaftaran terakhir hari ini.

Dalam bincang-bincangnya dengan GOAL.com Indonesia dalam acara talk-show di Radio Sindo, Fabio mengatakan, keputusan pencoretan satu nama ditentukan berdasarkan kondisi fisik terakhir para pemain.

“Raphael sudah mendapatkan paspor, jadi dia bisa dimainkan hari Minggu [melawan Laos]. Tapi tentang siapa yang akan dicoret, kami belum bisa menentukannya sekarang,” ujar Fabio.

“Kami masih harus melihat perkembangan terakhir dari kondisi fisik pemain setelah latihan besok pagi [hari ini]. Kami ingin pemain dalam kondisi bugar selama Piala AFF.”

Andik Vermansyah Bisa Jadi Pengganti Oktovianus Maniani

Jajaran pelatih menyimpan keyakinan Okto dan Van Beukering tetap bisa dimainkan melawan Laos.

Okto Maniani - Indonesia 

 Asisten pelatih timnas senior Fabio Oliveira mengungkapkan, Oktovianus Maniani dan Jhonny van Beukering berpeluang besar dimainkan saat menghadapi Laos dalam laga perdana mereka di Grup B AFF Suzuki Cup 2012, Minggu (25/11).

Okto, sapaan Oktovianus, mendapatkan cedera di kaki kanan yang kambuh saat menjalani latihan beberapa hari lalu, dan Van Beukering menderita cedera punggung. Namun cedera yang dialami kedua pemain ini tidak terlalu parah.

“Kondisi fisik Okto dan Van Beukering sudah mulai membaik, dan mereka telah mengikuti latihan. Mereka juga bisa dimainkan di pertandingan melawan Laos,” ujar Fabio dalam bincang-bincangnya dengan GOAL.com Indonesia di acara talk-show Radio Sindo.

Bila Okto tidak bisa dimainkan, jajaran pelatih timnas senior tidak terlalu mengkhawatirkan adanya celah di sektor kiri. Menurutnya, sejumlah pemain bisa menggantikan peran Okto.

“Sekalipun Okto tidak bisa pulih pada hari pertandingan, tak ada masalah. Kami bisa menempatkan Andik [Vermansyah] atau Rahmat. Mereka dapat menggantikan peranan Okto. Jadi tidak ada masalah,” kata Fabio.

“Tapi Okto dan Jhonny akan sembuh sebelum pertandingan. Mereka sudah siap jika dimainkan.”